Selayang Pandang

img img-thumbnail img-responsive
SEJARAH
  Asal Usul Penduduk Desa  Munungkerep
Asal usul nama Desa Munungkerep diambil dari kata Munung dan Kerep, Munung pada jaman dahulu adalah sebuah Pohon Sriwikutil dan kata Kerep adalah bahasa jawa yang arti dalam bahasa Indonesia dapat diartikan Rapat/banyak. Sehingga Munungkerep adalah suatu desa yang banyak berjajar-jajar pohon sriwilkutil pada masa itu, riwayatnya  sebagaimana yang dituturkan oleh bapak Supriyadi (Budayawan Desa Munungkerep yang berada didusun Munungkerep) sebagai berikut :
  1. Pada Tahun 1721 ada seorang nama Ki Suroyudo bersama istrinya hijrah di hutan utara yang bias disebut hutan guwo, Ki Suroyudo membuat sebuah ponddok disendang Guwo tersebut sampai mempunyai 2 orang anak 1 laki-laki dan 1 perempuan, yang laki-laki diberi nama Singokerto dan yang perempuan diberi nama Tumirah. Ki Suroyudo mempunyai seorang sahabat disendang Jambian yang bernama Kartojoyo. Pada jaman dahulu masih erat kaetan dengan perjodohan dikeluarga sehingga anak dari Kartojoyo yang bernama Sumojoyo dijodohkan tumirah dan Singokerto dijodohkan sama Dewi Asih, Singokerto dan Dewi Asih dikaruniai anak yang diberinama Wongsojoyo dan akhirnya mengumpul di Alas Munung atas permintaan pemerintah Belanda memerintahkan pegawai alas (mantri) untuk membuat desa di alas munung ini. Sehingga semua warga yang dikumpulkan yang dipimpin Ki Godek dan Bapak mundu bersama warga berjumlah 14 orang tersebut yang setuju untuk mulai membersihkan alas Munung ini.
  • pada masa pembersihan ada serangan ular dan karena ki Godek juga orang sakti bisa mengatasi kendala tersebut dan karena serangan tersebut Ki Suroyudo memberhentikan pembersihan alas  Munung. Ki Suroyudo bertapa bersama 3 orang anaknya selama 7 hari disendang sumberan disebelah timur dusun munungkerep ditemuilah Mbah Jenggot Surowijoyo Penguasa sendang sumberan, dari pertemuan tersebut mbah jenggot mengijinkan Ki Suroyudo bersama warga membersihkan alas Munung tetapi Mbah Jenggot Surowijoyo mempunyai permintaan dihari Jum’at Pahing ulan Selo harus membawa Tumpengan ke sendang sumberan dengan membawa Tumpeng panggang ayam, jenang abang, jenang menir, jenang sengkolo dll menandakan bahwa telah berdirinya Desa Munungkerep.